Provinsi Ini Beri Insentif Pajak Bagi Perusahaan Ramah Lingkungan
Ahmad Luthfi menjelaskan transformasi menuju industri hijau dilakukan secara menyeluruh, mulai dari industri kecil, menengah, hingga industri besar. Langkah tersebut dinilai penting agar pelaku industri di Jawa Tengah tetap mampu bersaing di pasar global, terutama karena banyak negara tujuan ekspor kini menerapkan standar produk rendah emisi karbon.
“Saya bertemu perwakilan 41 negara Uni Eropa di Solo, mereka bilang bahwa sustainable (keberlanjutan) lingkungan, industri hijau dan energi baru terbarukan merupakan kebutuhan,” katanya.
Untuk memperkuat ekosistem industri hijau, Pemprov Jawa Tengah bekerja sama dengan Institute for Essential Services Reform (IESR) menggelar Jateng Green Industrial Summit 2026. Forum ini mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, kawasan industri, perguruan tinggi, lembaga pembiayaan, dan berbagai pemangku kepentingan guna mempercepat pengembangan industri hijau di daerah.
Pada ajang tersebut juga diberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan industri hijau, mulai dari sekolah, industri kecil, industri menengah dan besar, kawasan industri, hingga pemerintah daerah yang menunjukkan komitmen terbaik dalam mendukung transformasi menuju ekonomi hijau.