Miliarder Ramai-ramai Tinggalkan California, Nevada Jadi Surga Baru Bebas Pajak
Ivan Sher, pendiri agen properti IS Luxury yang menangani penjualan penthouse milik Don Hankey senilai USD 21 juta, menyebut pasar properti mewah Las Vegas semakin terdorong oleh arus perpindahan pembeli dari California.
“Jika ditanya berapa persen klien saya berasal dari California, mungkin sekitar 25 persen. Namun, dalam beberapa tahun pertama setelah COVID-19, angkanya melonjak mendekati 80 persen,” kata Sher.
“Begitu pajak miliarder diusulkan, eksodus itu dimulai lagi—bahkan dengan skala yang jauh lebih besar,” tambahnya.
Data RentCafe mencatat, jumlah rumah tangga jutawan di wilayah metropolitan Las Vegas melonjak dari sekitar 331 pada 2019 menjadi 879 pada 2023, atau naik sekitar 166 persen.
Tren tersebut ikut mendorong lonjakan harga properti. Harris mengungkapkan, rumah seharga USD 10 juta sebelumnya sudah dianggap luar biasa dan menjadi rekor di Las Vegas. Kini, pihaknya justru tengah memasarkan tiga properti baru dengan banderol USD 11 juta hingga USD 20 juta.
Fenomena ini juga dirasakan Zain Aziz, pendiri perusahaan teknologi Atom, yang pindah ke Henderson, pinggiran Las Vegas, pada 2025. Ia mengaku keputusannya meninggalkan pajak tinggi dan ritme cepat Silicon Valley menimbulkan perasaan campur aduk.
“Anda tentu tidak ingin dihukum jika Anda berbuat baik dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja,” ujar Aziz.
“Saya percaya Lembah Las Vegas kini semakin mencerminkan California di masa lalu—berjiwa bebas dan penuh peluang,” tambahnya.
Aziz bukan satu-satunya. Pendiri Google, Sergey Brin, dilaporkan membeli rumah di kawasan Danau Tahoe sisi Nevada senilai sekitar USD 42 juta. Sementara Larry Page mengalihkan investasinya ke Florida Selatan dengan mengakuisisi dua properti senilai sekitar USD 173 juta.
Adapun miliarder Larry Ellison juga menambah kepemilikan properti di kawasan Danau Tahoe dan baru-baru ini menjual rumahnya di San Francisco seharga USD 45 juta, yang tercatat sebagai transaksi properti terbesar di kota tersebut pada 2025.